5 Model Chain of Custody Menurut ISO 22095: Identity Preserved hingga Book and Claim

–

5 Model Chain of Custody Menurut ISO 22095

ISO 22095 menjelaskan lima model chain of custody yang dapat digunakan untuk mengatur bagaimana material dan karakteristiknya dikendalikan sepanjang rantai pasok. Kelima model tersebut adalah Identity Preserved, Segregation, Controlled Blending, Mass Balance, dan Book and Claim.

Perbedaan kelima model tersebut terutama terlihat pada satu pertanyaan penting: sejauh mana material pada tahap akhir masih dapat dihubungkan dengan sumber atau karakteristik asalnya?

Semakin material dipertahankan secara terpisah, semakin kuat hubungan fisiknya dengan sumber. Sebaliknya, ketika material mulai dicampur atau karakteristiknya dipisahkan dari material fisik, hubungan tersebut menjadi semakin tidak langsung.

Karena itu, memahami kelima model ini penting sebelum membahas penerapannya dalam berbagai rantai pasok, termasuk komoditas pertanian yang berkaitan dengan EUDR.

Mengapa Chain of Custody Memiliki Beberapa Model?

Rantai pasok tidak selalu bekerja dengan cara yang sama.

Ada material yang sejak awal berasal dari satu sumber dan dapat dipertahankan terpisah sampai produk akhir. Ada pula material dari banyak sumber yang memang harus dikumpulkan dan dicampurkan dalam proses produksi.

Perbedaan kondisi tersebut membuat sistem pengawasan material tidak dapat menggunakan satu mekanisme untuk semua keadaan.

ISO 22095:2020 menyediakan lima model chain of custody untuk menggambarkan tingkat keterhubungan antara material, sumber, dan karakteristik yang diklaim.

Kelima model tersebut tidak sekadar berbeda dalam nama. Masing-masing menggambarkan apa yang terjadi secara fisik terhadap material dan bagaimana karakteristiknya tetap dapat dikendalikan sepanjang rantai pasok.

1. Identity Preserved

Identity Preserved merupakan model yang mempertahankan identitas material dari satu sumber tertentu.

Material yang berasal dari satu sumber yang dapat diidentifikasi tetap dipisahkan secara fisik dari material lain sepanjang rantai pasok.

Misalnya, sebuah kelompok material berasal dari satu sumber tertentu. Material tersebut kemudian dikumpulkan, disimpan, diproses, dan dipindahkan tanpa dicampurkan dengan material dari sumber lain yang akan menghilangkan identitasnya.

Dengan mekanisme seperti ini, material pada tahap akhir masih dapat dikaitkan dengan sumber asalnya.

Karakter utama model Identity Preserved adalah pemisahan fisik dan pemeliharaan identitas sumber.

Hubungan antara material akhir dan sumber asalnya juga menjadi yang paling langsung dibandingkan model lain dalam ISO 22095.

Jika sebuah sistem membutuhkan kemampuan untuk mengatakan bahwa material tertentu berasal dari satu sumber yang spesifik, model ini memberikan struktur pengawasan yang mendukung hubungan tersebut.

2. Segregation

Segregation juga menggunakan pemisahan fisik, tetapi berbeda dari Identity Preserved dalam hal jumlah sumber.

Dalam model ini, material yang memiliki karakteristik yang sama dapat berasal dari beberapa sumber. Material tersebut dapat dicampurkan satu sama lain selama tetap dipisahkan dari material yang tidak memiliki karakteristik yang dipersyaratkan.

Dengan demikian, identitas satu sumber tidak lagi dipertahankan.

Misalnya, material dari beberapa produsen dapat masuk ke satu sistem yang sama. Selama material tersebut memenuhi karakteristik yang ditetapkan dan tetap terpisah dari material non-konform, material tersebut dapat diperlakukan sebagai satu kelompok.

Hubungannya dengan sumber asal masih dapat dipertahankan pada tingkat kumpulan sumber, tetapi tidak lagi sampai pada satu sumber tunggal.

Perbedaan sederhananya adalah:

Identity Preserved menjaga identitas satu sumber, sedangkan Segregation menjaga pemisahan material yang memiliki karakteristik tertentu dari material yang tidak memilikinya.

3. Controlled Blending

Controlled Blending memperbolehkan material dengan karakteristik berbeda untuk dicampurkan dalam proporsi yang dikendalikan.

Di sinilah hubungan material dengan sumber asal mulai berubah secara signifikan.

Jika material dari dua kelompok dengan karakteristik berbeda dicampurkan dalam proporsi tertentu, produk akhir tidak lagi dapat dikaitkan secara fisik dengan satu sumber tertentu.

Yang dapat dikendalikan adalah proporsi karakteristik tertentu di dalam campuran.

Misalnya, suatu fasilitas menerima material yang memenuhi karakteristik tertentu dan material konvensional. Keduanya kemudian dicampurkan dengan proporsi yang telah ditentukan dan dicatat.

Dalam kondisi seperti ini, material akhir merupakan hasil campuran.

Karena itu, pertanyaan yang dapat dijawab bukan lagi “produk ini berasal dari sumber mana?”, melainkan lebih dekat kepada “berapa proporsi material dengan karakteristik tertentu yang terdapat dalam campuran ini?”

Model Controlled Blending tetap membutuhkan pengawasan terhadap material dan jumlahnya, tetapi hubungan fisik dengan sumber asal menjadi lebih lemah dibandingkan Identity Preserved dan Segregation.

4. Mass Balance

Mass Balance juga memungkinkan material dengan karakteristik berbeda untuk bercampur secara fisik.

Perbedaannya dengan Controlled Blending terletak pada cara karakteristik tersebut dikendalikan.

Dalam Mass Balance, material dapat bercampur dan tidak harus dapat dibedakan secara fisik setelah pencampuran. Pengawasan dilakukan melalui pencatatan dan rekonsiliasi jumlah material dalam suatu fasilitas dan periode tertentu.

Dengan demikian, yang dijaga adalah keseimbangan volume material dan karakteristik yang diklaim, bukan identitas fisik setiap bagian material.

Sebagai contoh sederhana, suatu fasilitas menerima sejumlah material dengan karakteristik tertentu dan sejumlah material tanpa karakteristik tersebut. Material kemudian masuk ke proses yang sama.

Setelah pencampuran, bagian fisik dari produk akhir tidak dapat begitu saja ditunjuk dan dikatakan sebagai material yang berasal dari sumber tertentu.

Namun, sistem pencatatan dapat menunjukkan jumlah material dengan karakteristik tertentu yang masuk dan bagaimana jumlah tersebut diperhitungkan dalam keluaran.

Karena itu, Mass Balance tidak mempertahankan hubungan fisik langsung antara setiap unit produk dan sumber asal.

Hubungannya berada pada keseimbangan administratif antara input dan output.

5. Book and Claim

Book and Claim memiliki mekanisme yang paling berbeda dari empat model sebelumnya.

Dalam model ini, karakteristik atau atribut tertentu tidak harus tetap melekat pada material fisik yang menghasilkan atribut tersebut.

Atribut tersebut dapat dicatat sebagai suatu instrumen yang kemudian dialihkan atau diperdagangkan secara terpisah dari material fisiknya.

Artinya, material fisik dapat bergerak melalui rantai pasok tanpa harus membawa hubungan fisik langsung dengan sumber yang menghasilkan atribut tersebut.

Hubungan antara produk akhir dan sumber asal secara fisik karena itu tidak dipertahankan.

Book and Claim lebih menekankan pengelolaan klaim atau atribut secara administratif, bukan pelacakan material tertentu sampai kembali ke sumber fisiknya.

Karena itu, model ini berada pada posisi yang sangat berbeda dari Identity Preserved.

Jika Identity Preserved berusaha mempertahankan hubungan fisik antara material dan satu sumber tertentu, Book and Claim justru memisahkan atribut tersebut dari material fisiknya.

Bagaimana Kelima Model Ini Dibedakan?

Kelima model dapat dilihat sebagai perbedaan tingkat keterhubungan antara material akhir dan sumber asalnya.

Identity Preserved mempertahankan hubungan dengan satu sumber tertentu.

Segregation mempertahankan pemisahan material yang memiliki karakteristik tertentu, tetapi sumbernya dapat lebih dari satu.

Controlled Blending mencampurkan material secara terkendali sehingga yang dipertahankan adalah proporsi karakteristik tertentu.

Mass Balance memungkinkan pencampuran yang lebih bebas dan mengendalikan karakteristik melalui keseimbangan jumlah material.

Book and Claim memisahkan atribut dari material fisik sehingga tidak ada hubungan fisik langsung antara atribut dan material pada tahap akhir.

Jika disederhanakan:

ModelMekanisme utamaHubungan dengan sumber asal
Identity PreservedSatu sumber dipertahankan terpisahSatu sumber tertentu
SegregationMaterial berkarakteristik sama dipisahkan dari material non-konformKumpulan sumber
Controlled BlendingPencampuran dalam proporsi terkendaliTidak lagi ke satu sumber; proporsi karakteristik dipertahankan
Mass BalancePencampuran dan rekonsiliasi volumeTidak ada hubungan fisik langsung
Book and ClaimAtribut dipisahkan dari material fisikTidak ada hubungan fisik

Tabel tersebut bukan berarti satu model selalu lebih baik daripada model lainnya. Setiap model menggambarkan mekanisme pengawasan yang berbeda.

Yang penting adalah memahami apa yang sebenarnya dapat dibuktikan oleh suatu model.

Lima Model, Lima Cara Mempertahankan Karakteristik

Perbedaan paling penting di antara kelima model ISO 22095 bukan sekadar apakah material dicampur atau tidak.

Yang lebih mendasar adalah bagaimana karakteristik tertentu tetap dapat dikaitkan dengan material ketika material tersebut bergerak melalui rantai pasok.

Identity Preserved, hubungan tersebut dipertahankan melalui identitas dan pemisahan satu sumber.

Segregation, hubungan dipertahankan pada kelompok sumber yang memiliki karakteristik yang sama.

Pada Controlled Blending, hubungan berubah menjadi proporsi karakteristik di dalam campuran.

Pada Mass Balance, hubungan dikendalikan melalui keseimbangan jumlah material.

Sedangkan pada Book and Claim, hubungan fisik antara atribut dan material tidak lagi dipertahankan.

Perbedaan tersebut penting karena istilah seperti “traceable”, “segregated”, atau “mass balance” tidak boleh diperlakukan sebagai istilah yang memiliki arti sama.

Masing-masing menunjukkan mekanisme pengawasan yang berbeda.

Bagaimana Hubungannya dengan EUDR?

Dalam konteks EUDR, pemahaman mengenai model chain of custody membantu menjelaskan apa yang terjadi terhadap komoditas ketika bergerak dari lahan produksi menuju pasar.

Namun, penting untuk membedakan antara model chain of custody dan kewajiban EUDR.

EUDR tidak menetapkan bahwa pelaku usaha harus menggunakan salah satu dari lima model ISO 22095:2020. Regulasi tersebut memiliki persyaratan due diligence sendiri, termasuk pengumpulan informasi mengenai komoditas, negara produksi, geolokasi seluruh plot yang relevan, tanggal atau periode produksi, serta bukti mengenai legalitas produksi.

Karena itu, keberadaan suatu model chain of custody tidak dengan sendirinya berarti kewajiban EUDR telah terpenuhi.

Sebaliknya, model chain of custody dapat membantu menjelaskan bagaimana material dan informasi dikendalikan sepanjang rantai pasok. Hal ini menjadi penting ketika satu komoditas berasal dari banyak sumber, mengalami agregasi, atau mengalami pencampuran sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Dengan memahami model yang digunakan, kita dapat mengetahui sejauh mana material akhir masih dapat dihubungkan dengan sumber asalnya.

Penutup

Lima model chain of custody dalam ISO 22095:2020 menunjukkan bahwa ketertelusuran material tidak selalu berarti mempertahankan identitas setiap bahan sampai produk akhir.

Identity Preserved mempertahankan satu sumber. Segregation mempertahankan pemisahan material berkarakteristik tertentu. Controlled Blending mempertahankan proporsi dalam campuran. Mass Balance mempertahankan keseimbangan jumlah. Sementara Book and Claim mempertahankan atribut secara terpisah dari material fisiknya.

Perbedaan tersebut memberikan satu pemahaman penting: ketika kita berbicara mengenai chain of custody, kita perlu mengetahui bukan hanya dari mana material berasal, tetapi juga apa yang terjadi pada material tersebut sepanjang perjalanan rantai pasok.

Di situlah lima model ISO 22095 menjadi penting. Mereka memberikan cara yang berbeda untuk mengatur hubungan antara material, karakteristik, informasi, dan sumber asalnya.

Sumber

  • ISO 22095:2020, Chain of custody — General terminology and models.
  • European Commission, Guidance Document for the Regulation on Deforestation-Free Products.
  • Regulation (EU) 2023/1115 on deforestation-free products, as amended.

Tagar terkait :


Popular Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *