Author: sogem
-

Peradaban Tiongkok Yang Langgeng
baca selengkapnya: Peradaban Tiongkok Yang LanggengTiongkok itu kayak pemain catur yang udah mikirin 20 langkah ke depan, sementara yang lain masih sibuk mikirin gimana cara nggak kena skak dalam dua giliran. Peradaban lain bisa naik dan turun—Romawi jatuh, Mesopotamia tenggelam, Firaun Mesir ditinggal rakyatnya—tapi Tiongkok? Masih di sini, eksis, bahkan makin kuat. Pertanyaannya: kok bisa? Mereka Main Strategi Jangka Panjang… …
-

Free Will vs Determinisme
baca selengkapnya: Free Will vs DeterminismePernah nggak sih kamu kepikiran, seberapa bebas kita dalam mengambil keputusan? Apakah kita benar-benar punya kendali penuh atas hidup ini, atau semuanya sudah ditentukan sejak awal? Pertanyaan ini sudah bikin para filsuf, ilmuwan, dan orang-orang yang suka overthinking berdebat selama ribuan tahun. Biasanya, perdebatan ini terjebak di dua kubu besar: 1. Kubu Free Will (Kehendak… …
-

Mercusuar Satu
baca selengkapnya: Mercusuar Satu“Aku tahu, buku inilah yang secara tidak langsung mempertemukan kita.” Katanya dengan membuka-buka halaman Surat-Surat Untuk Dahlia, dia melanjutkan, “tidak pernah sekalipun kamu menceritakan padaku dengan bangga.” Aku hanya memandanginya saat jemari-jemari lentik itu berhenti pada beberapa lembar terakhir. “Bahkan terdapat soneta di sini. Yang entah, aku merasa kalau kamu dengan sungguh-sungguh menyembunyikan sesuatu.” Aku… …
-

Doremidi
baca selengkapnya: DoremidiTerima kasih kepadamu, kalian, yang dengan sukarela membacakan buku-buku. Tak terhitung eksemplar yang dicetak ulang melintasi zaman umat manusia, di atas muka bumi ini. Satu dua paragraf dari potongan kue yang menjulang menggelitik semesta. Mataku tidak sadar mengikuti arah menjulangnya lembaran catatan sejarah, kepedihan, petaka, dan pesta umat manusia menuju langit, atas nama Tuhan dan… …
-

Sepatu yang Kujahit, Karena Aku Menyayanginya
baca selengkapnya: Sepatu yang Kujahit, Karena Aku MenyayanginyaSepatu yang kujahit, karena aku menyayanginya. Memandangi sepatu Converse hitam lusuh, dua garis jahitan melingkar menjadikannya mirip frankenstein, pikirku. Cukup mengejutkan, sepasang kanvas kumal ini bisa bertahan satu dekade. Mengingat pengalamanku dengan kebendaan yang digunakan sebagai sarana formalitas, atau sekedar gaya ini, seringkali lumat hanya dalam hitungan satu atau dua tahun. Abaikan warnanya yang—lebih mirip… …
-

Muran
baca selengkapnya: MuranKalimat-kalimat aneh menjadi kereta yang mendesing!Suratku belum berbalas, atau sudah lama diabaikan? Begitulah sembari ku hitung satu persatu hidung kecemasan yang bermunculan. Tendangan kafein, malah mengundang perasan sialan itu! Beruntungnya, kau bukan wanitaku. Tidak perlu ada kekhawatiran untukku, entah langit yang kita pandang akan sama atau berbeda. Kesialan untukku, karena memperoleh kutukan yang teramat bebas. Kecemburuanku menjadi tidak terbatas, entah… …
-

Teori Conformal Cyclic Cosmology
baca selengkapnya: Teori Conformal Cyclic CosmologyKetika membahas asal-usul alam semesta, kebanyakan dari kita mungkin sudah akrab dengan teori Big Bang. Teori ini menyatakan bahwa segala sesuatu—materi, energi, ruang, dan waktu—berasal dari satu titik kecil yang dikenal sebagai singularitas. Namun, meskipun Big Bang telah menjadi teori yang paling diterima luas, ada gagasan baru yang berani dan mengundang banyak pertanyaan menarik: teori… …
-

Self-Evident: Hak Asasi Manusia
baca selengkapnya: Self-Evident: Hak Asasi ManusiaKetika kita berbicara tentang self-evident, kita berbicara tentang sesuatu yang berlaku universal, bahkan tanpa bukti empiris. Dalam filsafat, istilah ini mengacu pada kebenaran yang dianggap jelas dan tidak memerlukan penjelasan tambahan untuk divalidasi. Salah satu contoh paling terkenal dari konsep self-evident ini adalah Hak Asasi Manusia (HAM). Apa Itu Self-Evident? Aristoteles, salah satu filsuf besar… …
-

Filsafat dan Cetak Biru Peradaban
baca selengkapnya: Filsafat dan Cetak Biru PeradabanFilsafat itu bukan sekadar bidang ilmu, tapi juga blueprint untuk membangun peradaban. Bukan cuma ngajarin cara mikir yang kritis, filsafat juga memberi panduan tentang bagaimana hidup dan berinteraksi dengan orang lain. Kalau diibaratkan, filsafat itu kayak software yang di-install di otak manusia, dan tiap pemikiran baru adalah update yang bikin kita melihat dunia dengan cara… …
-

Kenapa Perawat di Indonesia Disebut “Suster”?
baca selengkapnya: Kenapa Perawat di Indonesia Disebut “Suster”?Pernah bertanya-tanya kenapa perawat di Indonesia sering disebut suster? Istilah ini memang sudah melekat, bahkan jadi panggilan sehari-hari untuk para tenaga medis di rumah sakit. Tapi ternyata, di balik kata tersebut, ada sejarah panjang yang menarik untuk diulas. Yuk, kita telusuri! Awal Mula Perawatan di Gereja Abad Pertengahan Pada abad pertengahan di Eropa, layanan kesehatan… …